Wujudkan Mimpimu berkuliah!

Sejak tulisan terakhir saya mengenai SNPMTN (tulisan tahun 2012)  dan Jurusan Ilmu Politik (tulisan di tahun 2011) yang banyak mendapatkan respon positif, saya akan kembali menuliskan mengenai dunia perkuliahan #halah. Sebetulnya kemarin iseng aja, ga sengaja baca  kalau SNMPTN 2016 sudah dibuka. Artinya, teman-teman SMA kelas 12 biasanya sudah mulai bingung nih, mau ngelanjutin kuliah kemana. Hal yang sama yang saya rasakan ketika kelas 12 SMA dulu.

  1. Tentukan kamu mau melanjutkan murni berkuliah, bekerja sambil kuliah, atau bekerja dulu kemudian tahun berikutnya baru kuliah.
  2. Tentukan jurusan atau universitas? Agak susah sepertinya ketika melihat persaingan masuk ke universitas saat ini. Kalau bisa kamu pilih jurusan dan universitas bersamaan. Maksudnya pilih jurusan di kampus unggulan. Kalau kamu tidak masuk di jurusan itu, tapi ngotot masuk ke universitas itu pilih jurusan dengan grade lebih rendah atau pilih jurusan yang kurang populer. Kalau kamu ngotot kuliah di jurusan tertentu, yah kamu harus pilih kampus lain yang tingkat persaingannya lebih rendah daripada kampus pilihanmu yang kamu gagal masuki itu.
  3. Salah jurusan?? Jangan pernah berpikir kamu salah jurusan ketika kamu sudah masuk kuliah dan merasa tidak nyaman di jurusan itu. Misal nih, kamu ngotot pengen kuliah di Teknik Perminyakan ITB. Kamu sudah mencoba semua jalur masuk di ITB di SNMPTN dan SBMPTN tapi tetap gagal kuliah di ITB. Padahal jalur masuk ITB hanya ada dua, SNMPTN dan SBMPTN. Pilihan kamu hanya ada di SBMPTN ketika kamu gagal di SNMPTN. Jadi ketika SBMPTN, apakah kamu akan memilih jurusan Perminyakan di kampus lain, seperti UI, atau kampus lain. Atau kalo kamu ngotot kuliah di ITB, kamu bisa pilih jurusan lain dengan tingkat persaingan tidak setinggi Jurusan Perminyakan. Gengsi, karena gagal masuk jurusan Perminyakan? Kita harus realistis. Kita harus realistis pada kemampuan kita, baik dari segi finansial maupun segi otak.
  4. Ga punya uang buat kuliah? Cari beasiswa. Saat ini banyak sekali beasiswa untuk melanjutkan kuliah. Ada juga pendidikan ikatan dinas, seperti di STAN, STIS, dll.

Untuk ranking kampus, sebenarnya sudah banyak.Tinggal teman-teman cari di internet saja. Berikut saja mengulas sedikit profil PTN dan PTS favorit. Maaf tulisan saya coba rangkum dari pengalaman saya pribadi. Untuk 3 besar PTN menurut saya pribadi masih tetap sama dan tidak bisa diganggu gugat. UI, ITB dan UGM. Posisi 3 besar ini selalu berubah, tetapi tetap sama hanya 3 universitas ini yang selalu bertengger disana. Kiprah mahasiswa dan dosen dalam prestasi akademik serta penelitiannya, ketetatan saat ujian masuk PTN tersebut, ditambah dengan jaringan dan kiprah alumni yang sudah luar biasa dalam sejarah bangsa Indonesia serta banyaknya mahasiswa asing di tiga kampus ini menjadikan mereka sebagai TOP 3 Universitas di Indonesia.

1. Universitas Indonesia

logo-ui-no_frame_lightbackground

Tidak ada orang yang tidak mengenal universitas ini. Universitas yang menggunakan nama besar negara, Indonesia, Universitas Indonesia sudah melahirkan banyak alumni yang tidak hanya tersebar didalam negeri, tetapi juga di luar negeri.

Sejarah UI memang sangat panjang sejak zaman penjajahan, hingga saat ini UI konsisten berada diperingkat teratas kampus elite di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara.

Banyak program studi yang ditawarkan, mulai dari jenjang vokasi, sarjana, profesi, magister, spesialis hingga doktoral. Jurusan yang ditawarkan pun tidak main-main. Mulai dari jurusan sastra, hingga kedokteran, teknik, ekonomi tersedia di Universitas Indonesia.

Lokasi UI berada di Depok, Jawa Barat. Tetapi UI juga memiliki kampus di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.

2. Institut Teknologi Bandung

itb_logo

 

Institut Teknologi Bandung alias ITB merupakan kampus Ir. Soekarno presiden pertama RI. Memiliki sejarah yang panjang juga, menjadikan ITB sebagai kampus teknik paling bergensi di Indonesia. Sudah menjadi rahasia umum, tingkat persaingan masuk ke ITB sangatlah ketat dan sulit. Bahkan sebagian besar jurusan di ITB hanya menerima siswa dari jurusan IPA. Menariknya kuliah di ITB adalah pada awal tahun kuliah mereka masuk ke Tahap Persiapan Bersama (TPB) di masing-masing Sekolah/ Fakultas masing-masing sebelum akhirnya pada tahun kedua mereka masuk ke jurusan/pogram studi masing-masing.

Alumni?

Tidak usah ragu, alumni ITB kalau tidak bekerja di perusahaan multinasional, pasti melanjutkan studi ke luar negeri. Bahkan, alumni ITB terkenal dengan jejaringnya yang amat sangat kuat dan mengakar di Indonesia serta high qualified dan jual mahal. Hal ini sudah pasti, karena masuk ke ITB saja sudah susah, pasti hanya mereka yang berotak encer. Setelah itu, didalam kampus persaingannya pasti sangat ketat sebab yang terpilih adalah bibit unggulan dari berbagai daerah di Indonesia.

ITB tidak lagi memiliki program vokasi atau diploma. Jenjang pendidikan yang ditawarkan mulai dari sarjana, profesi, magister, hingga doktoral ditawarkan di ITB. Untuk jurusan, ITB memang lebih sempit dibandingkan dengan UI. Jurusan di ITB mayoritas memang jurusan Teknik dan Sains. Tetapi ITB juga sudah memiliki Sekolah Bisnis alias SBM ITB (yang terkenal sebagai sekolah high class dan sudah memiliki cabang di Jakarta) dan jurusan seni, di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD).

3. Universitas Gadjah Mada

ugm_logo

Kampusnya Bapak Presiden kita, Pak Jokowi ini terletak di kota Jogja. Kampus yang juga terkenal sebagai kampus rakyat ini kualitasnya sudah tidak diragukan lagi, baik didalam maupun luar negeri.

Sejarahnya pun panjang, dan alumninya sudah tersebar baik di kalangan birokrat, perusahaan multinasional, dalam dan luar negeri. Sebagai universitas, UGM menawarkan banyak sekali program studi, dan jenjang pendidikan baik itu  vokasi, sarjana, profesi, magister, spesialis hinggal doktoral. Bahkan kampus UGM tidak hanya di jogja, MM UGM sudah “buka cabang” di Jakarta.

Untuk ranking 5 besar, sebenarnya terjadi persaingan dua kampus. IPB dan Unair Bukan saya bermaksud membanggakan alumni saya sendiri (ya, iyalah jelas saja hahaa) tetapi ketika masuk peringkat The QS baik Asia maupun The QS Dunia, IPB dan Unair selalu berganti posisi diantara peringkat ke-4 dan ke-5.

4. Universitas Airlangga

unair-ewm

Kampus yang terletak di Surabaya, kota nomor 2 di Indonesia, setelah Jakarta.Ketika mendengar nama Unair, orang cenderung menunjuk jurusan Kedokteran. Ya, Fakultas Kedokteran Unair merupakan salah satu Fakultas Kedokteran yang memiliki sejarah panjang di Indonesia dan menjadi salah satu yang terbaik di negeri ini. Ketetatannya pun terkenal sangat tinggi. Ditambah dengan sarana di bidang kesehatan yang begitu menunjang pendidikan akademik dan mencetak peneliti dan ahli dibidang kedokteran dan rumpun kesehatan.

Jurusan di Unair pun sebenarnya banyak, ada jurusan Farmasi, Pendidikan Bidan hingga FISIP, Ekonomi dan Hukum. Memang Unair mengkhususkan diri pada bidang kedokteran dan sosial humaniora saja. Unair tidak memiliki jurusan Teknik, sebab jurusan teknik sudah diserahkan kepada tetangganya yaitu ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember). Meskipun begitu menurut pemeringkatan Tesca Telkom Indonesia, peringkat Unair nomor 4 untuk peringkatan berdasarkan pemanfaatan teknologi kampus di Indonesia oleh PT Telkom Indonesia (sumber).

5. Institut Pertanian Bogor

ipb

Institut Pertanian Bogor, terletak di kota Bogor. Kampus yang dikenal sebagai penghasil sarjana pertanian ini, begitu tersohor namanya di Indonesia. Sebagai salah satu kampus nomor 3 di tahun 2015 versi Kemenristekdikti ini memang memiliki segudang prestasi akademik baik dalam maupun luar negeri.

Meskipun terkenal sebagai pencetak sarjana pertanian, IPB juga terkenal akan alumni-nya yang banyak “nyasar” ke bidang perbankan. Mungkin karena bidang perbankan, khususnya mikro harus dekat dengan bidang pertanian, seperti petani sehingga banyak dari mereka bekerja di bidang ini.

Selain itu mayoritas jurusan di IPB juga hanya menerima jurusan dari bidang IPA, sebab mayoritas jurusan di IPB memang berhubungan dengan bidang sains. Kuliah di IPB menarik, sebab menurut pengalaman teman saya, kuliah 2 semester awal di IPB akan tinggal di asrama dan mengambil TB (Tahap Persiapan Bersama). Baru setelah itu mereka masuk ke jurusan masing-masing. Hampir sama dengan di ITB, bedanya ITB hanya menentukan sekolah/ fakultas ketika penerimaannya. Sedangkan IPB sudah memiliki jurusan, tetapi masih harus “belajar bersama” dengan mahasiswa dari jurusan lain. Buat nambah teman.

Setelah 5 besar, kita masuk ke Big 10. Untuk posisi 10 besar menurut saya sering berubah-ubah posisinya. Agak susah juga menentukan universitas 10 besar ini.

6. Universitas Padjajaran

logo-unpad-png

7. Universitas Diponegoro

undip

8. Institut Teknologi Sepuluh Nopember

logoits

9. Universitas Brawijaya

14066logo-unversitas-brawijaya

10. Universitas Sebelas Maret

uns-active

 

Note: Semua tulisan ini murni hasil dari tulisan saya. Untuk posisi universitas ini bukanlah hal mutlak sebab setiap kampus memiliki prestasi masing-masing dan keunggulan masing-masing.

 

3 thoughts on “Wujudkan Mimpimu berkuliah!

  1. […] Tulisan Terbaru, Wujudkan Mimpimu Berkuliah. […]

  2. […] Tulisan terbaru, Wujudkan Mimpimu Berkuliah. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s