Sepotong kisah Dieng part 1

Jreng-jreng, lama ga update ini blog. Hahah, kehidupan aku masih sama alhamdulillah belum jadi lulus bulan Maret ini, artinya target 3,5 tahun belum terlaksana. Yah smepet kecewa tapi ya sudah, banyak hal kok yang aku lakuin semester kemarin, yang penting nggak nothing. Hahha, tapi mau ngapain semester depan sampai bulan Oktober ? Oh God, semoga bisa dapet side job deh selain ngajar.

Oke sekarang aku mau cerita ini perjalanan ke Dieng. Sebenernya ini ga ada rencana sama sekali pergi ke Dieng. Ga sengaja diajak pegi ke Dieng sama temen atau sodara  whatever lah, dia orang Bandung ngajak ke Dataran Tinggi Dieng, atau yang biasa dikenal dengan nama Dieng Plateau. Kebetulan dia udah biasa pergi-pergi backpackeran gitu, terkahir kemarin ke Bromo, Malang sama Jogja. Dia penasaran ke Dieng, then ngajak aku buat ikut. Kebetulan masih di Purwokerto dan sedang menganggur, haha yah tak terima tawaran itu.

Dieng Plateau adalah salah satu kawasan wisata di Jawa Tengah. Setauku Dataran Tinggi Dieng ini berada di Wonosobo, ternyata benar tapi tidak terlalu benar juga. Jadi Dieng itu masuk beberapa wilayah, dan yang besar itu di wilayah Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara. Kabupaten Wonosobo lebih dikenal, sebab memang perjalanan kesana lebih enak melawati jalan di Wonosobo karena sudah lumayan bagus tapi tetep berkelok ekstrem. Sedangkan wisata di Dieng itu mayoritas berada di wilayah Kabupaten Banjarnegara. Jadi kita disana bolak-balik jalan dari Wonosobo ke Banjarnegara. LOL😀

Oke, perjalanan dimulai dari Terminal Purwokerto. Kita berangkat jam setengah 6 pagi menggunakan bis jurusan Purwokerto – Wonosobo yaitu bis Teguh atau bisa juga menggunakan bis Cebong Jaya. Kedua bis ini terkenal ngebutnya gila-gilaan. Emang bener kemarin merasakan naik bis ini gila bener, main serobot ga karu-karuan berasa balapan aja. Tapi lumayan asyik sih. Haha. Biaya nya sekitar 20ribu. Kalau yang dari luar kota, beberapa ada bis langsung ke Wonosobo, bisa naik bis Jakarta – Wonosobo atau Bandung – Wonosobo.

Kita naik Teguh turun di pertigaan Lerang. Kalau bingung langsung bilang aja ke kernetnya mau ke arah Dieng ntar diturunin di tempat yang bener kok, tenang aja. Habis itu kita naik angkutan warna kuning ke arah Dieng, biayanya 2 ribu. Tar juga kita langsung bilang aja kalau mau ke Dieng nanti diturunin dideket pertigaan lagi. Setelah itu kita naik bis ke arah Dieng, biayanya 8 ribu. Udah tinggal naik bis itu kita nanti turun di pertigaan Bu Djono. Kurang lebih satu jam. Kita berangkat dari Purwokerto sekitar jam setengah 6 pagi, dan sampai Dieng jam 10 kalau nggak salah. Sampai sana kita cari sarapan (lagi). Dari rumah udah makan, tapi perjalanan panjang membuat perut ini lapar kembali.

Masalah penginapan tenang aja, disana banyak homestay kok. Buat yang backpackeran pasti tau penginapan Bu Djono itu udah terkenal banget pokoknya di Dieng (sayang lupa foto, googling aja yee). Berhubung ga dapet penginapan di Bu Djono karena emang penuh kita ditawarin nginep di penginapan Asri. Lumayan murah kamar mandi dalem pake air anget biayanya 130 ribu sehari. Aslinya kita dikasih 140 ribu tapi kita deal dengan salah satu Guide disana, dan orangnya bis kasih harga 130 ribu. Hahaa.

Oke kalau kamu nggak bawa kendaraan di Dieng begitu turun kita langsung ditawarin guide ojek. Rata-rata menawarkan harga sekitar 150 ribu perhari. Sempet tanya juga di rumah makan, dan disana pun hampir sama, biayanya 150 ribu perhari. Mahal, bro. Beruntunglah temen ku ini Mas Doni udah nyari-nyari info dan dapet kontaknya Pak Didi.

Siapa Pak Didi ?

Pak Didi ini pekerjaannya memang pemandu wisata di Dieng ini. Rumah aslinya di Wonosobo, sekitar satu jam dari Dieng katanya. Dia sudah menikah selama 6 atau 7 tahun (lupa) tapi sayang belum punya anak. Mari kita doakan Pak Didi agar segera memiliki anak, Amiiiii *pray*. Pekerjaannya hanya menjadi pemadu wisata. Dia ga jadi petani, soalnya ga punya lahan katanya. Kita berhasil nego sama beliau dan kita dikasih tau kalau ingin wisata lebih baik hari pertama jalan-jalan disekitar Dieng, orang-orang menyebutnya wisata Zona  Satu, terdiri dari Telaga Warna dan Danau Pengilon, Dieng Plateau Theater, Kawah Sikidang, dan terkahir kawasan Candi Hindu. Berhubung wisatanya dekat, kita disarankan jalan saja agar lebih sehat dan kuat, hlooh. Maksudnya biar biayanya lebih murah. Beliau menawarkan esoknya kita diajak keliling mulai dari melihat Sunrise sampai beberapa wisata lain dengan biaya 100 ribu. Wow, tawaran yang menarik. Sebab beberapa guide nawarin biaya yang relatif lebih mahal, yaitu kawasan wisata Zona Satu plus Sunrise itu150 ribu. Itu belum wisata lainnya bisa nambah 100 ribu lagi. Dengan tawaran dari Pak Didi jelas saja aku memberikan rekomendasi kalau temen-temen mau ke Dieng hubungi beliau saja. Soalnya penginapan yang aku pesen setelah nego dengan Pak Didi dapet diskon 10 ribu *hore*.

Ini nomer kontaknya Pak Didi, soalnya udah janji mau posting nomernya dia juga di blogku :p

Pak Didi Pemandu Wisata (Guide) (Datarang Tinggi) Dieng Plateau 085227389949

Sudah dulu yah postinganku ntar tak lanjutin lagi di Part 2 ^^.

Ini foto saat sunrise di Dieng tapi kurang jelas SUN nya soalnya lagi musim penghujan jadi agak mendung. Yang paling bagus bulan Juli-Agustus (dan bertepatan dengan libur juga jadi ramai.)

Sikunir, Dieng

Sunrise – Siikunir, Dieng

 

2 thoughts on “Sepotong kisah Dieng part 1

  1. Sangat menarik dan informatif…
    Salam Wisata,
    Bagi yang ingin berwisata ke Semarang, Dieng, Jepara, Borobudur, Karimunjawa.
    Wisata Weekend Organizer Menyewakan Mobil Wisata, dimana Driver merangkap sebagai Guide yang telah dilatih dengan konsep Sapta Pesona Wisata, dan memiliki pemahaman terhadap obyek wisata yang akan dikunjungi. Kami menyediakan juga untuk pemandu international berbahasa asing yang siap memandu wisatawan asing.
    -Avanza/Xenia : Rp.550.000/hari
    -New Innova : Rp.650.000/hari
    Pemakaian: mengunjungi obyek wisata semarang selama 12jam + 4jam(Bonus)
    Harga tersebut sudah Include Antar Jemput Bandara/Stasiun/Pelabuhan, driver, BBM, Parkir dan TOL.

    Paket wisata Weekend Backpacker ALL-in Rp.1,800,000 (6pax)
    Paket Wisata Weekend ALL-in Rp.2,500,000 (6pax)
    Paket Wisata Karimunjawa
    Voucher hotel
    Tiket Pesawat / Kereta Api
    Driver+Guiding Only lokal maupun berbahasa asing.

    Kami juga menyediakan paket wisata lainnya, atau silahkan sampaikan kepada kami jadwal obyek beserta fasilitas yang diinginkan, dan kami akan menghitungkan harga special untuk anda.
    Armada tersedia hingga 20unit.

    Wisata Weekend organizer,
    email: wisataweekend@yahoo.com
    Hotline: 085786966664
    @wisataweekend
    wisataweekendsemarang.blogspot.com

  2. brameylianto says:

    bosan dengan wisata yang biasa- biasa saja,mungkin warna warni petualangan liburan berikut patut anda coba untuk reverensi . . .

    a feel colourful of adventures
    site : http://www.arungjeramserayu.com

    pin:3135D400
    telp : (0286) 5833313
    mobile: +6285247097777

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s