BERITA ONLINE

Perkembangan Teknologi dan Kesempatan Kerja Bagi Tuna Netra

Hengky menunjukkan cara kerja teknologi JAWS

Beberapa tahun lalu, penyandang cacat tuna netra masih diidentikkan dengan pekerjaan sebagai tukang pijat. Tapi kini paradigma seperti itu perlu dirubah. Perkembangan teknologi saat ini memungkinkan tuna netra bekerja layaknya orang normal biasa.

JAWS atau Job Access With Speech adalah program komputer yang dirancang khusus tuna netra agar bisa mengoperasionalkan komputer seperti orang kebanyakan. Dengan adanya teknologi speech memungkinkan tuna netra mengerjakan pekerjaan di komputer, mulai dari mengetik, menerjemahkan, hingga recording dan aransemen musik.

Hengky, pria yang mengalami kebutaan sejak SMP itu memanfaatkan teknologi JAWS dan berhasil masuk ke peringkat 10 besar dalam kompetisi aransemen musik tahun 2011 lalu. Selain Hengky, Danny juga mendapatkan kepercayaan dari YPPI untuk membuat audio book khusus penyandang cacat tuna netra. Pria yang mengalami kebutaan sejak berumur satu tahun itu bahkan rutin menjadi gitaris di PTC City Walk, Surabaya.

Menurut Rio dukungan pemerintah saat ini masih kurang. Belum adanya komputer bicara di tempat-tempat publik menjadi hal yang perlu dibenahi pemerintah. “Seharunya akses umum sudah dilengkapi minimal satu komputer bicara. Kita yang coba memfasilitaisi itu melalui pengajuan yang kita lakukan,” terang alumni Jurusan Pendidikan Luar Biasa Unesa ini.

Hengky juga mengakui di Surabaya penyandang cacat masih kurang mendapatkan kesempatan di dunia kerja.

“Padahal di Jakarta ada banyak penyandang cacat menjadi telemarketing di bank, yang bekerja via telepon. Akhirnya banyak teman-teman kita yang lari kesana. Padahal ada SK Menteri, 1 persen pekerja harus dari penyandang cacat, nggak tahu di Surabaya. Di luar negeri kebanyakan malah bekerja di industri recording.”

Dengan adanya perkembangan teknologi, penyandang cacat seperti tuna netra berharap mendapat kesempatan kerja yang sama dengan masyarakat umum lain. (taw)

TAUFIK AGUNG WIDODO – ILMU POLITIK FISIP UNAIR.

DALAM RANGKA UJIAN TAKE HOME MATA KULIAH DASAR-DASAR JURNALISTIK.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s