Bapak dan Diabetes

Aku ingin bercerita mengenai penyakit Bapak ku, yaitu Diabetees Militus (DM atau Diabet). Sudah lebih dari 10 dari beliau mengidap  penyakit ini. Kalau tidak salah, sejak beliau terkena kecelakaan motor, kemudian hampir satu tahun beliau jarang aktif berolahraga hingga akhirnya badan beliau mulai terlihat menysut. Sebenarnya beliau memang sudah bertubuh kecil, namun lama kelamaan semakin mengurus. Ketika dicek ke dokter ternyata benar, beliau mengidap DM, tepatnya DM kering. Lebih dari sepuluh tahun berlalu alhamdulillah keadaan beliau masih tergolong sehat bagi pengidap DM, meskipun memamng gula darah beliau selalu diatas 200. Seringnya sih, 250 atau 300an. Sampai akhirnya ketika beberapa bulan yang lalu, kaki beliau menginjak paku. Yaa Allah, pengidap penyakit DM seharusnya jangan sampai terluka sebab kalau sampai luka, bisa lama sembuhnya. Khususnya bagi pengidap DM basah, kabarnya lukanya tidak bisa sembuh.

Sebenarnya luka (bolong dikaki) sudah hampir sembuh sudah hampir menutup setelah berobat ke ahli totok syaraf. Namun ketika beberapa saat kemarin, ketika bulan puasa gula darah beliau yang mencapai lebih dari 500 membuat beliau harus dirawat di rumah sakit untuk beberapa hari. Alhamdulillah ketika Hari Raya Idul Fitri kemarin belaiu sudah bisa kumpul. Namun memang luka dikakinya belum sembuh. Bahkan bisa dikatakan bolong disebelah bawah kakinya sebenarnya hampir menutup sempurna, namun akibat kurang hati-hatinya Bapak ku menyebabkan lukanya kembalibolong dibagian bawah tersebut.

Yah, mungkin ini cobaan baik bagi keluarga ku maupun bagi bapakku sendiri. Ketika kemarin beberapa hari setelah aku kembali ke Surabaya ternyata bapakku kembali harus mondok dirumah sakit akibat gula darah yang mencapai 700. Yaa Allah …..

Singkat cerita keesokannya gula darah bapakku bisa turun sampai 240, bahkan sempat 150. Namun sempat naik lagi sekitar 350. Kemudian luka dikaki beliau juga di rontgen oleh pihak RS. Ternyata jari kaki bapak, alangkah baiknya untuk dibedah alias dipotong. Aku benar-benar sedih, tidak bisa menemani beliau.

Alhamdulillah, tadi pagi pukul 8 salah satu jari Bapak sudah berhasil dibedah dan gula darahnya dibawah 70. Memang untuk melakukan pembedahan khususnya bagi penderita DM diharuskan berada dibawah 150 atau dengan kata lain ketika akan dioperasi maka gulanya harus normal terlebih dahulu.

Semoga setelah ini beliau bisa kembali sehat. Aku disini selalu mendoakan untuk mu, Bapakku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s