Sony Ericsson X8 atau Samsung Galaxy Mini

Memilih kedua handphone ini terasa membingungkan. Sebab saya memang berencana membeli salah satu hape diantara kedunya. Keduanya memiliki rentan harga yang nyaris sama pada kisaran Rp 1,5 juta- 1,6 jutaan. Dengan daa yang terbata kita bisa mendapatkan handphone yang murah dengan fitur melimpah. Selain itu kedua fiturnya juga hampir sama, karena keduanya menggunakan Sistem Opresasi yang sama, yaitu Android hanya berbeda versi saja. Disini saja akan menyebut Sony Ericsson X8 dengan sebutan X8 saja. Sementara Samsung Galaxy Mini dengan sebutan Gamin.

1. Fisik

X8 : 99x54x15mm. 104 gram.

Gamin : 110.4×60.8×12.1mm. 105 gram.

Dari penampilan fisik, keduanya hampir sama. Hanya saja x8 terasa lebih pendek dan gemuk. Sementara Gamin lebih panjang dan sedikit ramping.

2. Layar

X8 : TFT Touchscreen, capasitive screen 320×480 3,1 inchi, 16 jta warna

Gamin : TFT Touchscreen, capasitive screen 240×320 3 inchi, 256ribu warna

Dari sini terlihat bahwa secara kerapatan pixel maka X8 lebih unggul. Sedangkan Gamin kalah jauh, meski ukuran lebih besar namun karena support warna lebih sedikit serta ukuran pixelnya lebih kecil membuat kualitas layar X8 lebih baik.

3. Processor and Memory

X8 : Qualcomm 600MHz, supprort GPU. RAM 256MB. Internal memory 128MB. Support microSD up to 16GB.

Gamin : 600MHz, RAM 384MB. Internal memory 160MB. Support microSD up to 32GB.

Dari prosesor X8 lebih unggul sebab menggunakan tipe Qualcomm. Untuk Gamin, beberapa informasi katanya menggunakan tipe Qualcomm, namun di situs resmi Qualcomm, hanya X8 yang memang menggunakan Qualcomm. Selain itu X8 juga didukung oleh GPU (Graphics Processing Unit) ang membuat kualitasnya dalam menampilkan graphic berbasis video maupun games mampu tampil lebih baik. Apalagi dukungan layar HVGA.

Namun untuk memori sepertinya Gamin lebih unggul dari penyediaan RAM maupun memori internal.

4. Sistem Operasi

X8 : Android OS v1.6 Donuts update to v2.1 Eclair

Gamin : Android OS v2.2 Froyo

Untuk dukungan OS sepertinya X8 harus mengakui keunggulan dari Gamin. Sebab dengan dukungan OS yang lebih update membuat Gamin support beragam program maupun aplikasi yang tidak disediakan oleh OS versi sebelumnya. Apalagi kabarnya Gamin sudah bisa diupdate hingga Android Gingerbread. Wow!!

Salah satu kelebihannya adalah fitur tethering untuk menghubungkan pernagkat Wifi dengan pernagkat ber-Wifi lain. Selain itu karena menggunakan Froo maka Gamin sudah support multi-touch untuk browse maupun fitu gambarnya.

5. Hiburan

X8 : Kamera 3,2 Megapixels.  Radio FM. Support 3,5mm jack connector.

Gamin : Kamera 3,2 Megapixels. Radio FM. Support 3,5mm jack connector.

Untuk hiburan keduanya seimbang. Namun menurut beberapa informasi bahwa X8 memiliki kualitas media yang lebih baik sebab memang kulaitas media hiburan ponsel-ponsel produk Sony Ericsson yang lebih unggul bila dibandingkan dengan merk lain. Namun ini masalah persepsi saja.

6. Konektivitas

X8 : Buetoth v2.0. GPRS/EDGE class 10, HSDPA. USB 2.0. Integrated GPS.

Gamin : Bluetooth v2.0. GPRS/EDGE class 12, HSDPA. USB 2.0. Integrated GPS.

7. Battery

X8 : 1200Mah. 4,75hr talktime. Standby time 446h

Gamin : 1200Mah. 9,6hr talktime. Standby time 571hr

8. Aplikasi

Untuk aplikasi bawaan sebenarnya sama saja karena keduanya sudah mendukung Android dimana banyak aplikasi yang bisa diunduh dari Android Market. Apalagi kebanyakan sudah gratis. Sementara itu X8 memiliki fitur Timescape bawaan Sny Ericsson. Fitur ini adalah tampilan desktop yang berbeda dari ponsel Android lain dimana X8 menyajikan empat buah shortcut di keempat sudutnya berbeda dnegan Android lain yang memajangnya di bawah layar.

Sementara untuk aplikasi karena ini merupakan ponsel berbasis Android maka semua bisa dilakukan modifikasi maupun oprek. Inilah yang membedakan Android dengan OS Symbian, Windows Mobile, iOS, ataupun Blackberry. Bagi banyak orang, modifikasi mungkin melanggar hak cipta namun bagi ponsel Android sendiri menurut saya sah-sah saja sebab disinilah seni dari OS yang terbuka berbeda dengan OS yang tertutup. Saya sendiri ketika memakai Sony Ericsson K550i saya modif menjadi W610i. Hal ini disebabkan pada dasarnya produk-produk keluaran Sony Ericsson memiliki tipikal yang hampir sama sehingga bisa di modif. Namun resikonya hape kamu bisa mati total, hilangnya garansi kamu juga. Namun tenang aja, masalah mati total tar bisa lagi nyala kalau kamu mengikuti petunjuknya dnegan benar, Sementara garansi yang hilang, mungkin enaknya kamu modif handphone kamu setelah 1 tahun hingnya masa garansi. Hahaha, lama bangetm bisa sampai bulukan tuh hape. Untuk informasi modif bisa googling aja atau masuk forum andorin-indonesia. Akan ada banyak info mengenai modif Android kamu.

Ingat, ponsel Android cocok digunakan bagi kamu yang memang merelakan handphonenya dibedah, diutak-atik dan disisipi segala macam software. Bagi yang gaptek harap menggunakan ponsel lain saja :p

Demikian informasinya. Semoga bermanfaat.

Dan sampai saat ini saya masih bingung mau memutuskan membeli hape yang mana. (Padahal uangnya belum ada, hloooo ?!)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s