Birokrasi dan Politik

Ini merupakan tugas saya untuk mata kuliah Kajian Birokrasi dan Politik. Apabila ada kesalahan mohon maaf dan harap dikoreksi

Apakah hubungan dari birokrasi dan politik itu ?
a. Birokrasi dan politik merupaka gejala yang saling terpisah dan tidak berhubungan
b. Birokrasi dimulai ketika politik berakhir
c. Birokrasi berbeda dengan politik, namun dalam situasi tertentu saling ketergantungan

Menurut saya birokrasi dan politik merupakan hal yang berbeda.

Istilah birokrasi berasal dai kata ‘bureau’ yang berarti meja tulis. Istilah ini selalu diartikan sebagai tempat para pekerja. Kemudian ditambah kata ‘cracy’ yang diturunkan dari kata Yunani (‘kratein’) yang berarti mengatur (to rule).
Menurut tulisan sejarawan Ramsay Muir,”Bureaucracy in England” (1910) bahwa birokrasi berarti penyelenggaraan kekuasaan oleh administrator yang profesional. Pengaruh yang paling kuat, kokoh dan dahsyat dalam pemerintahan Inggris adalah berkenaan dengan pejabat-pejabat besar yang permanen tersebut.
Birokrasi bisa diartikan sebagai sistem administrasi yang profesional, administrasi negara, kepemerintahan dan sebagainya. Namun secara umum birokrasi bisa diartikan sebagai suatu kesatuan organisasi yang diciptakan secara berjenjang (hierarki) dengan adanya pembagian hak dan wewenang yang jelas (secara organisasi) untuk mencapai tujuan, melaksanakan kebijakan (peraturan) secara sinergi dan bekerja sama. Dalam penerapannya individu yang beekrja didalam organisasi birokrasi memiliki jabatan-jabatan yang berbeda antara satu dengan yang lain karena terdapat organisasi berjenjang dan setiap individu memiliki jabatan yang berbeda-beda pula dan mereka diberi imbalan atas kerja mereka didalamnya.
Sementara itu, politik menurut Harold Lasswell merumuskan politik sebagai,”siapa mendapat apa, kapan dan bagaimana.” (Ramlan Surbakti;1992). Sementara itu Ramlan Surbakti juga mengemukakan bahwa sekurang-kurangnya lima pandangan mengenai politik. Pertama, politik ialah usaha-usaha yang ditempuh warga negara untuk membicarakan dan mewujudkan kebaikan bersama. Kedua, politik ialah segala hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara dan pemerintahan. Ketiga, politik sebagai segala kegiatan yang diarahkan untuk mencari dan atau mempertahankan kekuasaan dalam masyarakat. Keempat, politik sebagai kegiatan yang berkaitan dengan perumusan dan pelaksanaan kebijakan umum. Kelima, politik sebagai konflik dalam rangka mencari dan atau mempertahankan sumber-sumber yang dianggap penting.
Dari paparan diatas maka antara birokrasi dan politik merupakan istilah yang berbeda. Birokrasi lebih mengarah kepada teknis didalam kesatuan organisasi, sistem administrasi didalam pemerintahan. Sementara itu politik sebagai sebuah alat untuk meraih ataupun mempertahankan kekuasaan agar bisa mendapatkan legitimasi dari rakyatnya untuk merumuskan dan melaksanakan berbagai kebijakan yang bertujuan mensejahterakan rakyatnya. Didalam politik sering terjadi konflik dalam upayanya untuk menmpertahankan maupun merebut kekeuasaan.
Namun ketika dalam prakteknya, birokrasi sebagai sebuah organisasi maka jabatan didalam organisasi tersebut masing-masing memiliki kekuasaan yang berbeda. Adanya sifat hierarki didalam birokrasi, maka akan muncul semakin tinggi jabatan yang dimiliki semakin tinggi pula kekuasaannya. Sehingga dalam prosesnya posisi hierarki yang berada didasar organisasi tidak memiliki kekuasaan (powerless) dan rakyat berada didalam kategori tersebut.
Di Indonesia posisi hierarki kekuasaan ini, menjadikan birokrasi tidak lepas dari politik berkaitan dengan poin kekuasaan. Seringkali pejabat yan memiiki jabatan kebih tinggi memanfaatkan kekuasaan yang dimiliki, bisa untuk memerintahkan kepada bawahannnya, melakukan tidakan yang seringkali tidak sesuai prosedur dan sebagainya. Hal ini menjadikan posisi didalam birokrasi ada upaya untuk saling mempengaruhi dan sebagainya
Sementara itu birokrasi dan politik saling berhubungan, karena terkadang proses administrasi baru bisa berjalan setelah proses politik selesai dilakukan. Bagitu pula sebaliknya proses politik tanpa implementasi proses birokrasi terkadang tidak bisa berjalan. Namun, birokrasi dan politik bisa menjadi gejala yang saling lepas, karena banyak pakar merumuskan bahwa birokrasi merupakan sistem yang seharusnya bisa netral, berdiri sendiri tanpa adanya politisasi dari pihak manapun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s